PT. Alkemis Diksi Tee

PT. Alkemis Diksi Tee

Disahkan di Jakarta pada tanggal 01 Februari 2016, PT. Alkemis Diksi Tee bergerak di bidang Penerbitan, Konsultan, dan Rumah Produksi Seni. Digawangi oleh Tamara Geraldine yang notabene adalah pemrakarsa, Ui Manuella, dan Dillon Gintings.

Di bawah bendera PT. Alkemis Diksi Tee, buku-buku berkualitas akan dihadirkan, yang pada prosesnya mengambil bakat-bakat luar biasa dalam bidang penulisan dan literature. PT. Alkemis Diksi Teesangat percaya bahwa akar sastra yang kuat harus terus dipertahankan, diasah, dan dikembangkan, agar tidak tergerus oleh kepentingan bisnis kapitalis semata.

Trupetees adalah produk awal dari PT. Alkemis Diksi Tee, yang ditemukan lewat ajang kompetisi menulis mini fiksi dalam bentuk caption di Instagram. Kompetisi ini dilontarkan ke publik oleh Tamara Geraldine dan didukung oleh Desiree Sitompoel. Bakat-bakat yang kemudian ditemukan ini dibekali dengan pengetahuan dasar tentang cara penulisan yang baik, sastra Indonesia, sampai pengetahuan tentang puisi yang berasal Jepang, Haiku. Selama sekitar empat bulan dalam pelatihan, PT. Alkemis Diksi Tee mantap menghadirkan Trupetees untuk terjun ke dalam industri.

A tale of Trupetees
Trupetees..
Bukan dwarfs dalam dongeng Putri tidur.. Tidak ada "grumpy" trupetees atau "lazy" atau sebutlah banyak karakter lain yang diterima dengan begitu permisif demi kelengkapan dan kebutuhan pengembangan jalan cerita.. Perlu drama, dramatisasi cerita.. Kota rahasia, bukan cerita.. Kota rahasia, nyata..
Trupetees..
Tidak sama dengan smurf.. Trupetees tidak semua berbaju biru atau ungu apalagi kelabu.. Trupetees punya banyak pilihan kata yang disusun tiap hari untuk mengirim kabar atau bertukar pesan tanpa bingung menyebut sebuah kata yang disepakati mewakili banyak kata terlupa.. Like.. "Smurf"? Nope.. Trupetees, they don't need that.. Bahasa adalah kendaraan untuk memberkati banyak jiwa..
Trupetees..
Dalam perjalanan menjadi saluran di tiap ruas jalan.. Hanya perlu sedikit waktu untuk menyeragamkan sikap dan perasaan.. Karena kota rahasia adalah satu-satunya kota tanpa kalkulator.. Kota yang lampunya hanya menyala dengan energi kasih, respek dan ucapan "thank you, my blessing" bahkan untuk hal yang paling remah seperti serpihan roti.. TANPA BERHITUNG.. Karena berbagi bukan melulu sedekah.. Senantiasa berbuat baik adalah satu-satunya jalan mengembalikan apa yang diterima sebelum kita dan Sang pemberi "serumah"
They won her trust, they are a hope
Trupetees, "trust and hope of Tee's"
They fear none, they RESPECT all!
Trupetees, trust and hope of Tee's

PT. Alkemis Diksi Tee
Tamara Geraldine, Ui Manuella, Dillon Gintings

Copyright 2016 © Trupetees, All Right Reserved
Design & Developed by Rumah Karyampat