From The Desk of Tee's


So..
Who are those Trupetees?
Who can be a Trupetees?

This is Tamara Geraldine.. Trupetees, they call me Sissy Tee..
Check my city.. Kota Kembang Api Mahaparana..
Makhluk Utama Berhati Pelayan..
Kota dengan lebih dari 20 ruas jalan, yang lampunya hanya bisa menyala, jika penduduknya melakukan perbuatan baik.
If you don’t have any idea of who you are..
You don’t know what to do in your life..
You are!
A Trupetees..

Tamara Geraldine

Lebih dulu dikenal sebagai pekerja seni yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari dua puluh tahun. Membawakan berbagai acara dengan banyak genre di televisi adalah spesialisasi yang ditekuninya selain menjadi Master of Ceremony untuk acara-acara pribadi dan korporasi. Olahraga adalah dimana akhirnya ia makin memantapkan dirinya dalam berposisi sebelum pada tahun 2004 memutuskan untuk kembali ke cita-cita awalnya semasa sekolah, menjadi pebisnis yang menyediakan lapangan pekerjaan. Menarik diri perlahan dari lampu hiburan sejak tahun 2004, Tamara bersama kakak perempuannya, mengambil alih perusahaan HR consultant berlisensi internasional berbasis di Inggris bernama SHL Indonesia dan menjabat sebagai komisaris utama hingga saat ini. Kegemarannya menulis banyak disalurkan ketika waktu bisa dikelolanya sendiri.

Buku pertama yang ditulisnya menjadi sebuah “hentakan” di pasar pembaca sekaligus penulis-penulis yang sudah lebih dulu ada. Buku-buku yang ditulis selanjutnya adalah sebuah kepercayaan diri bagi penerbit untuk selalu segera memprosesnya dan pecaya akan terpasang di rak buku laris toko-toko buku di Indonesia. Belakangan, Tamara, bersama adik perempuannya, memutuskan untuk membuat perusahaan penerbitan milik sendiri, “Alkemis Diksi Tee”, setelah lebih dulu membuat sebuah yayasan bernama “Kota Kembang Api Mahaparana” yang mengkhususkan diri membantu para seniman amatir dengan problema hidupnya masing-masing.

Tamara juga membangun sebuah platform bertajuk “Trupetees” (Trust and hope of Tee’s) yang menjadi rumah bagi mereka, seniman  amatir muda bermasalah atau penderita sakit seperti kanker , HIV dan lain sebagainya,  yang ingin menyibukkan dirinya dengan proses kreatif kepenulisan. Perusahaan dan yayasan inilah yang akhirnya membuat Tamara membuat sebuah keputusan besar dengan menggaet seorang Trupetees yang dikenalnya dari tanah instagram bersama membangun wadah seniman muda bermartabat untuk dihargai dan masuk dalam industri rasa. “Karena menulis adalah menata kekacauan kreativitas di kepala sekaligus menerbangkan rasa di waktu yang sama, ada nilai yang harusnya tidak disederhanakan bahkan dibedakan dengan menyanyi misalnya atau membawakan acara” kata Tamara.

Nama Lengkap Tamara Maria Geraldine Tambunan
Tempat Lahirr Jakarta
Tanggal Lahir 21 Mei 1974
Buku
  • Kamu Sadar Saya Punya Alasan Untuk Selingkuh ‘kan, Sayang? (Kumpulan cerita pendek, 2005)
  • 35 Cangkir Kopi Yuni Shara (Sebuah Biografi Yuni Shara, kolaborasi dengan Darwis Triadi, 2007)
  • Re-caption Buku Darwis Triadi (2007)
  • 1874 (Kumpulan cerita pendek, 2014)
  • RUTH. Tiga kali sepuluh. The Unheard Songs (Sebuah biografi Ruth Sahanaya, 2015)

Saat ini, sebagai penulis bersama Trupetees, Tamara sedang dalam proses menyelesaikan 4 buku dengan genre berbeda secara paralel dan 1 naskah film layar lebar yang juga diproduserinya, sebagai jawaban tantangan (dari dia, oleh dia dan untuk dia).

Copyright 2016 © Trupetees, All Right Reserved
Design & Developed Rumah Karyampat